Pilih Cetak Buku atau Print Buku?


Bingung dengan ketentuan jumlah cetak yg sedikit? Hingga membuat melambungnya harga cetak buku. Nah ini gambaran kenapa harga cetak buku menjadi mahal. Dalam proses CETAK memerlukan plat cetak, mesin cetak (Seperti Gto atau SM) proses potong, lalu disusun untuk dijilid, dan akhirnya disisir sama rata. Dalam PRINT hanya membutuh proses print, dijilid, dan akhirnya disisir sama rata. Dari pejelasan diatas sudah jelas perbedaan mendasar antara Cetak dan Print adalah Plat Cetak. Dan satu lagi Ongkos Cetak dihitung berdasar jumlah Plat. Coba anda bayangkan kalau kita ingin cetak buku ukuran A4 200 halaman hitam putih 200 eksemplar. Berapa banyak plat dibutuhkan? Disetiap plat cetak GTO dapat dibuat menjadi 2 halaman cetak. Jadi dalam buku 200 halaman, memerlukan 100 plat cetak. Dan ingat setiap Ongkos Cetak tetap dihitung sama antara 1-1000 lembar. Kalau cetak 200 lembar tetap dihitung Ongkos cetak 1000 lembar. Tentu kita rugi dan sayang kalau hanya mencetak 200 lembar lebih baik 1000 lembar sekaligus, ongkos cetaknya tetaplah sama. Untuk diPRINT, ya tinggal diprint tinggal dihitung jumlah halaman dan itulah harganya. Bukan maksud untuk mengajak memilih diPrint. Tapi perbedaan harga masih lebih murah untuk diprint sampai dengan 500 buku, kalau lebih dari 500 buku ya tentunya perlahan harga cetak mendahului harga print. Bagaimana dengan kualitas antara CETAK dan PRINT? Untuk di Print hitam putih dan warna sekarang sudah menyamai hasil Cetak yaitu dengam kemampuan Water Proff (tidak luntur bila terkena air). Nah sekarang tinggal pilih yang mana mau diCetak atau diPrint? Tentunya semua itu tergantung dengan banyaknya jumlah buku yang ingin diperbanyak.

Silahkan lihat harga cetak buku di halaman harga buku kami.