Efek Membaca Ebook


baca ebook.jpg

Membaca buku sangatlah bermanfaat, mungkin beberapa dari kita ingat ungkapan “Buku adalah Jendela Dunia”. Membaca buku tidak hanya menambah pengetahuan kita, beberapa studi menyatakan membaca buku secara konsisten hingga usia 60-70 tahun dapat mencegah penurunan mental. Dengan membaca buku akan mengasah pikiran kita yang tentunya menambah pengetahuan. Tidak hanya itu saja dengan gemar membaca buku akan menambah rasa empati kita lebih tinggi.

Dengan perkembangan zaman buku pun beralih bentuk ke dalam buku digital atau lebih kita kenal dengan ebook. Membaca buku format digital memanglah enak, kita tidak perlu lagi menenteng beberapa buku yang sedang ingin dibaca. Cukup dengan media Laptop ataupun smartphone buku buku digital dengan mudah kita baca dimana saja. Karena berbagai kemudahan ini buku dalam format digital mulai di gemari. Saya sendiri senang membaca buku digital lewat Smartphone, daripada diwaktu senggang melihat media sosial lebih baik membaca ebook yang telah ada di smartphone saya. Tapi lama kelamaan kok mulai merasa mata lebih lelah. Karena itu lah saya mencari artikel tentang lebih baik mana membaca buku teks atau ebook. berikut berapa point yang telah disadur dari medicaldailydotcom.

Lupa Akan Beberapa Point Penting Isi Buku
Mungkin kita sudah terbiasa memberi pembatas atau melipat halaman buku teks . Ketika kita membaca buku sering kali kita menandai beberapa point penting pada buku tersebut, baik itu distabilo atau diberi tanda garis. Membaca buku teks kita dapat melakukan itu semua. Bagaimana dengan buku digital tentu kita dapat melipat dan menstabilo laptop dan smartphone kita. Dibalik kemudahan buku digital, kita dapat beralih kemana saja. Bisa lihat Facebook dan lainnya. Malah dengan ini membuat kita jadi lupa, karena arah fokus pikiran langsung berubah. Beda halnya dengan dengan buku teks kita, ketika kita merasakan kebosanan membaca buku teks, kita pasti mengistirahatkan pikiran sejenak. entah bikin kopi atau mencari cemilan.

Membaca Buku Digital  Mengurangi Kualitas Tidur
Sebuah studi dari Harvard University membaca buku digital (ebook) sebelum tidur, menyebabkan berkurangnya produksi Hormon Melatonin. Akibatnya kita sulit untuk tertidur, tidur kurang pulas, dan ketika bangun tidur tubuh merasa lelah.

Sebaliknya dengan membaca teks biasa lebih meningkatkan kualitas tidur kita, dan lebih mudah mengantuk. Buku Teks lebih menjernihkan pikiran kita karena tidak terganggu sinyal yang terpancar oleh Smarthpone dan sinar layar terpancar ke mata kita.

Membaca Buku Digital Dapat Meningkatkan Stres
Sudah kita ketahui membaca buku dapat mengurangi stres, sama seperti kita mendengarkan Musik, Berjalan Kaki, Minum teh, dan Minum Kopi. Tapi ketika kita membaca Buku digital lewat Laptop ataupun Smartphone menghilangkan semua manfaat buku yang dapat menghilangkan stres. Dengan membaca buku digital lewat smartphone misalnya akan mengganggu fokus kita dalam membaca, kita terkadang iseng membuka halaman Facebook. Dengan demikian membaca buku digital (ebook) lebih menambah stres karena membuat mata kita lebih lelah, pikiran kita sulit fokus, dan tentunya mengurangi kualitas tidur kita, jika dilakukan sebelum tidur.

Dibalik kemudahan ada resiko, mungkin kita dapat berhemat banyak dengan membaca buku digital (ebook), kita dapat mendownload buku tersebut dari mana saja, dan kita tidak perlu berputar-putar toko buku mencari buku, apalagi kita harus membeli beberapa buku. Tapi Buku digital masih banyak kekurangannya, hal ini disebabkan oleh perangkat yang kita gunakan untuk membaca buku digital. Tapi semua tergantung pilihan anda, dari sisi biaya yang dikeluarkan tentulah buku digital (ebook) lebih murah. Bagi yang ingin tahu harga cetak ebook silahkan cek DISINI.