Penerbit Buku

white book in white table near yellow wall
Photo by Stas Knop on Pexels.com

Penerbit Buku adalah sebuah badan yang memproduksi serta memperbanyak buku dari naskah literatur atau informasi menjadi sebuah buku untuk dinikmati oleh publik.  Penerbitan buku sendiri bertujuan untuk menyebarluaskan literatur dan informasi untuk kepentingan publik, yang mengacu kepada aturan resmi.

Penerbit buku sendiri harus berbadan hukum, baik dalam bentuk PT ataupun CV, karena merupakan syarat resmi untuk mendapatkan ISBN.

Buku yang dibuat oleh Penerbit wajib memiliki ISBN , di Indonesia ISBN diberikan oleh PERPUSNAS kepada Penerbit yang sudah terdaftar.

Hanya penerbit buku yang sudah terdaftar di PERPUSNAS dapat mengurus ISBN sebuah buku. Dengan adanya ISBN menjadi penguat identitas buku, sebagai wujud legalitas dari karya penulis.

Baiknya, setiap buku memiliki ISBN, yang berfungsi untuk mengidentifikasi buku yang telah terbit oleh Penerbit Buku, agar tidak terjadi kekeliruan dalam pendataan buku.

green and black industrial machine

Tahapan Penerbitan Buku

Pada penerbitan buku memiliki beberapa tahapan yang harus dilalui sebagai berikut :

  • Koreksi Naskah
  • Pengeditan (Layout Naskah)
  • Mendaftarkan ISBN
  • Pencetakan buku
  • Pemasaran
books business book document

Dapat disimpulkan proses penerbitan buku itu memakan waktu dari 1 hingga 2 bulan untuk menjadi sebuah buku. Cukup lama memang, kecuali penulis sendiri sudah menyiapkan naskah siap cetak sendiri dengan sempurna, itu dapat mempersingkat waktu terbitnya buku.

Jenis Penerbit Buku

Penerbit Buku di Indonesia secara umum dapat terbagi 2 jenis :

  1. Penerbit Komersial atau Penerbit Mayor, pastinya pada penerbitan ini lebih selektif dan teliti mengenai buku yang ingin mereka terbitkan. Penulis tidak perlu mengeluarkan biaya, karena dari mulai edit, desain, cetak, dan hingga pemasarannya tanggung jawab penerbit. Penulis nantinya akan mendapatkan royalti atas penjualan bukunya.
  2. Penerbit Mandiri (Indie) lebih dikenal dengan istilah Self-Publishers, Penerbit ini lebih fleksibel. Ada yang melayani Jasa ISBN saja, ada pula yang melayani dari layout hingga cetak bukunya. Mengenai royalti juga tergantung kesepakatan Penerbit dan Penulis (Umumnya penulis yang pegang). Tapi mengenai biaya semua ditanggung oleh Penulis.

Industri Penerbitan Buku Masa Kini

books in black wooden book shelf
Photo by Pixabay on Pexels.com

Industri penerbitan buku sebenarnya tidak berjalan mulus, ada buku yang bisa laku jutaan eksemplar ada pula yang tidak laku sama sekali. Janganlah berkecil hati, karena nasib sebuah buku, penentunya adalah para pembaca.

Masa kini, proses mencetak buku sangat mudah, segi biaya produksi pun rendah, serta fleksibel jumlah bukunya yang ingin kita buat.

Beberapa penerbit telah berinovasi dengan sistem penjualan Pre-Order, jadi buku akan tercetak sesuai jumlah yang ingin kita pesan.

Keunggulan mencetak buku Print On Demand, tidak ada batasan jumlah cetak buku, 1 buku saja dapat bisa jadi.

Bahkan sekarang ini tidak dapat membedakan lagi yang mana tercetak secara masal dengan cetak satuan. Pastinya akan menguntungkan bagi Penerbit Buku serta Penulis.

Ingin Menerbitkan Buku?

“Aku membayangkan bahwa surga itu merupakan sebuah perkampungan sederhana yang di tengahnya terdapat perpustakaan besar dan berisi buku-buku dari berbagai zaman dan bangsa.” Jose Luis Borges

%d blogger menyukai ini: