Keuntungan cetak Online

Prakata Cetak Online

Sekarang ini mencetak dapat dengan mudah, tidak perlu datang ke percetakan atau print shop, yaitu dengan layanan cetak secara online. Apa saja dapat dilakukan dengan mudah melalui pemesanan secara online.

woman sitting on sofa while looking at phone with laptop on lap
Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Terlebih sekarang ini telah muncul berbagai macam jasa pengiriman instan, yang lebih dikenal Gojek dan Grab. Tentunya ini menjadi kemudahan sekali.

Cukup berpesan singkat lewat Whatsapp dan kemudian file dikirim melalui email. Lalu bisa dikirimkan , tapi jangan lupa bayar ya.

Apalagi filenya sudah siap cetak, makin cepat saja proses cetaknya.

Keuntungan Mencetak Secara Online

Tapi apa saja sih keuntungan mencetak secara online?

1. Efesien waktu dan tenaga

Jarak jauh ataupun dekat, kemacetan jalan adalah hal yang paling mengerikan. Dengan kemudahan cetak melalui online, kita bisa menghemat waktu mulai dari jarak dan tenaga. Tidak perlu antri loh. Setelah proses cetak selesai dapat diambil langsung atau dikirim melalui kurir instan.

2. Dapat mencetak dari mana saja dan untuk siapa saja.

Kita dapat mencetak untuk kita sendiri atau orang lain, apalagi yang membutuhkan laporan pekerjaan yang bisa langsung dikirim serta dilihat penerimanya.

3. Tanya harga tidak perlu kemana-mana.

Sekarang dengan Whatsapp yang sudah merakyat, kita akan mudah bertanya mengenai harga cetak yang diperlukan. Tidak perlu banyak menghabiskan waktu mendatangi outlet cetak satu persatu menanyakan harga cetak dan pulsa telepon jadi irit loh.

4. Waktu Pengerjaan bisa disesuaikan.

Kita bisa bertanya dahulu mengenai waktu pengerjaan proses cetak dahulu. Kita akan tahu apakah proses cetak lama atau sebentar? Jadi kita bisa memperkirakan kapan hasil cetakan bisa diambil. Tapi jangan sampai harus memesan cetakan kuantitas banyak sekali dalam semalam, hmm itu sulit juga.

Lihat juga : Panduan Layanan cetak online kami.

Sebenarnya yang point paling utama dari keuntungan mencetak melalui online adalah kemudahan mulai dari waktu dan jarak hingga tidak perlu lagi antri berlama-lama di outlet percetakan. Kita juga sudah bisa memperkirakan waktu, tanpa harus menunggu lama-lama di percetakan maupun Print shop.

Di Only Print melayani Cetak Online dari dahulu kala loh, mulai internet datang ke telepon pintar (Android), kami sudah mulai melayani mencetak secara online.

Kenapa Harus Beli Buku Original dari Penerbit

person holding stack of books
Photo by Karolina Grabowska on Pexels.com

Stop Beli Buku Bajakan, terlalu banyaknya buku bajakan di Indonesia tentunya meresahkan Penerbit. Bahkan tidak hanya Penerbit saja, Penulis pun kehilangan minatnya untuk menulis lebih produktif lagi.

Bukankah ini egois, mengeruk keuntungan dari hasil buku bajakan atau sebaliknya membeli buku bajakan.   Tidak perlu bicara soal ekonomis, ketika Motivasi Menulis hilang, kemana lagi mencari ide dan informasi selain dari sebuah buku. Apakah buku harus dibiarkan tenggelam begitu saja?

Kita hanya menikmati jagat digital, yang mana tidak tahu asal-usul kebenarannya. Lain halnya dengan sebuah buku.

Selain itu Buku Bajakan sangat tidak menghargai hasil kerja payah seorang penulis. Apalagi bisa merugikan banyak pihak juga loh. Dari pekerja cetak hingga dunia literasi sendiri.

Membeli buku original dari penerbit ada keuntungannya, seperti :

1. Kualitas cetak yang baik, memberikan kenyamanan dalam membaca buku.

Beberapa Penerbit sangat memperhatikan betul kualitas dan kenyamanan baca. Tidak dipungkiri kenyamanan membaca itu penting sekali, bagi para pembacanya. Kalau buku bajakan selain kualitas yang cetak buruk akan mempengaruhi kenyamanan membaca kita.

2. Kualitas jilid buruk, lembaran halaman jadi mudah lepas.

Buku adalah benda yang dipakai berlama-lama, bukan benda sekali pakai. Buku bajakan itu kualitas jilidnya seadanya, tidak setara dengan kualitas jilid buku Penerbit. Bukan persoalan awet, tapi ketika kita membacanya jangan sampai buku mudah rusak, lembaran halamannya mudah lepas dan hilang. Kalau kenangan buruk hilang sih, boleh saja.

3. Hanya tahu buku yang best seller saja, tidak akan tahu Karya terbaik.

Banyak buku yang diterjemahkan dari penulis meraih penghargaan Nobel. Ataupun dari penulis-penulis Indonesia yang memiliki karya yang bagus. Untungnya tidak semua buku yang bagus dibajak, karena para pembajak hanya mencari keuntungan finansial saja, bukan mencari keuntungan intelektual.

4. Buku original dijual toko-toko buku yang pejuang literasi.

Ada beberapa toko yang menjual buku-buku rujukan literasi, bisa dibilang hanya menjual buku-buku yang berkualitas dari segi karya. Seperti toko buku Post Santa, Berdikari, Buku Akik, dan Dema Buku. Mereka dapat ditemukan melalui online serta toko fisik.

Nah mulai sekarang bacalah buku original, selain menambah pengetahuan pribadi serta membantu dunia literasi di Indonesia tetap terjaga.

Lihat Juga : MENCETAK BUKU TIDAK PERLU BANYAK

Jasa Print

Jasa Print Murah di Jakarta

close up of hand over white background
Photo by Lum3n on Pexels.com

Only-Print.com Melayani Jasa Print Murah dengan harga murah dan terjangkau untuk berbagai kalangan. Baik berupa Print Hitam Putih maupun Print Warna. Dengan pilihan Teknologi Print Laser dan Inkjet terkini, dengan tinta anti air (water proff).

Jasa Print Murah kami, salah satunya adalah Print pada media kertas HVS, yang dapat digunakan pada Print Dokumen, Print Skripsi, Print Makalah, maupun Print Tugas Sekolah. Untuk Print Hitam Putih A4 cuma Rp 200 dan Warna Rp 500. Tidak ada ketentuan jumlah print loh.

Lihat Detail Harga Print HVS Disini.

Untuk Jasa Print Online anda dapat menghubungi kami via WhatsApp dan mengirim filenya ke email kami, pastikan detail pesanan dengan lengkap untuk memudahkan proses pesanan. Oh ya, untuk filenya dalam format PDF ya.πŸ™

Untuk pengambilan pesanan Jasa Print Online bisa datang ke Outlet kami langsung, atau dikirim menggunakan jasa kurir pengiriman seperti JNE maupun Gojek.

Jasa Print kami tidak hanya Print HVS saja, kami juga menyediakan Print Buku, Print Poster, Print Kop Surat, Print Sertifikat, dan Print lainnya. Tinggal lihat dimenu produk kami.

Untuk Info Lebih Lanjut dapat menghubungi kami :

Only Print

Pesan : Whatsapp 0812 8825 3005
Telp : 0821 2552 6669
Email : order.onlyprint@gmail.com

Template Poster Kesehatan

Template Poster Kesehatan

Template Poster Kesehatan Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal). Agar kita mudah menginformasikan serta memahami kebiasaan hidup baru dalam rangka mencegah penularan virus Covid-19 ini.

Template Poster Kesehatan kami ambil dari Kementerian Kesehatan, agar kita dapat mengetahui informasi kesehatan secara baik dan benar.

Poster Kesehatan ini adalah sarana informasi bagi anda, dan tempatkanlah yang mudah dijangkau dan dibaca.

Berikut Templatate Poster Kesehatan dalam Format Cetak Poster ukuran A3, Link Downloadnya dapat diunduh Disini.

Sumber Gambar : kemkes.go.id

Baca Juga : Ukuran Standar Poster

Pengertian dan Jenis Cover Buku

composed books on white marble background
Photo by ready made on Pexels.com

Pengertian Cover Buku

Cover Buku (sampul buku) adalah pelindung bagian dari isi buku yang berupa lembaran-lembaran, fungsinya juga sebagai pengikat lembaran-lembaran kertas isi buku agar tidak mudah lepas.

Fungsi Cover Buku sendiri tak hanya menjaga isi buku. Cover Buku bertujuan untuk menandai buku agar mudah dikenali serta menginformasikan sedikit mengenai isi sebuah buku.

Secara keseluruhan mengenai cover buku, baiknya memiliki desain yang menarik; agar mudah dikenali dan menjadi identitas buku itu sendiri. Jadi pas dijejerkan pada rak buku, kita sudah tahu buku mana yang kita cari, tanpa harus membaca judul satu persatu.

Pada Cover buku sendiri terdiri dari 3 bagian :

  • Sampul Depan : pada sampul depan terdiri dari Judul Buku dan Nama Penerbit
  • Sampul Belakang : umumnya berupa ringkasan penjelasan atau petunjuk dari isi buku, Nama Penerbit serta barcode ISBN
  • Punggung Buku (samping buku) : Judul Buku, Nama Penulis serta Nama Penerbit. Pada punggung buku sendiri harus sesuaikan ketebalan buku, kalau terlalu tipis sebaiknya tidak menggunakan.

Jenis Cover Buku

Cover buku sendiri awalnya berbentuk Hardcover, dan seiring perkembangannya hadir cover buku berjenis Paperback (Softcover) agar mudah dibawa dan lebih murah harganya.

Berikut penjelasan Jenis Cover Buku :

  1. Paperback (Softcover) adalah cover buku berbahan kertas sedikit tebal dan lentur yang ketebalannya variatif mulai dari 210 gsm, 230 gsm, 260 gsm hingga 310 gsm, ini tergantung pilihan sendiri. Softcover biasanya menggunakan jenis kertas Art Carton dan kertas Ivory yang dilaminasi glossy atau doff.
  2. Hardcover adalah cover buku berbahan tebal, keras dan kaku. Hardcover sendiri terdiri dari Carton Board (papan berbahan kertas) yang dilapisi kertas tipis seperti Art Paper 120 gsm atau 150 gsm, dan ada tali pita pembatas.
jilid softcover
Jilid Hardcover
Lihat Standar Ukuran Buku disini.

Pada era modern jenis cover buku digunakan sesuai kebutuhan (segmen), Hardcover acapkali bertujuan untuk memberi kesan eksklusif pada sebuah buku dibandingkan Softcover.

Tapi tetaplah kita berpegang; jangan menilai sebuah buku dari covernya, jadikanlah buku sebagai jendela dunia.

Lihat juga harga cetak buku kami ya.

Jenis Jilid Buku

Jilid buku bertujuan untuk mengikat lembaran-lembaran kertas pada buku. Pada awalnya, buku diikat dengan benang agar lembaran teks menjadi rapi dan mudah dibaca.

Seiring perkembangan zaman, cara menjilid telah berkembang lebih jauh dan lebih efektif.

Karena kebutuhan waktu serta kuantitas buku yang banyak, cara menjilid pun menjadi purna rupa bentuk dan metodenya.

Berikut Macam-macam Jenis Jilid Buku :

1. Perfect Binding

Perfect Binding (Lem Panas) salah satu jenis jilid yang paling umum pada dunia Penerbitan. Tak hanya hasil jilid yang kuat, waktu pengerjaan relatif singkat. Bukan berarti cepat ya, karena setelah dijilid, lem buku harus didinginkan agar menempel erat.

2. Jahit Kawat {Staples)

Metode penjilidan ini paling umum kita lihat pada buku tulis. Jilid kawat menjadi pilihan untuk buku yang memiliki lembaran halaman sedikit. Tidak disarankan untuk buku yang tebal, karena mudah lepas.

3. Spiral Kawat

Jenis jilid ini biasa ditemui pada proposal serta buku notebook. Jilid spiral kawat memiliki estetika yang menarik pada buku. Tapi bagi yang bertangan kidal, jangan harap bisa menulis dibuku dengan nyaman pada buku spiral kawat (sekedar curhat).

4. Jahit Benang

Jahit benang salah satu metode penjilidan buku paling lama, yang masih dipakai hingga kini. Biasanya 4 hingga 8 lembar halaman dijahit, lalu disusun dan disatukan menjadi buku, setelah itu dilem untuk memasangkan cover. Sayangnya metode jilid ini memerlukan waktu relatif lama.

Dari semua jenis jilid buku diatas itu sendiri tergantung dengan kebutuhan serta kegunaan buku sendiri. Yang paling penting adalah bagaimana kita merawat sebuah buku. Sekuat apapun jenis jilidnya, kalau kita tidak mampu menjaga dan merawat buku, tetap saja akan rusak. πŸ™

Membaca Buku Sambil Ngopi

Photo by fotografierende on Pexels.com

Ngopi diwaktu santai; mau baca buku apa ya? sambil memilih-milih buku lama pada rak buku berdebu. Kegiatan santai yang tidak pernah lepas dari ngopi dan buku, kebiasan ngopi dan ngeteh diwaktu santai terasa tak lengkap jika tak ada buku. Tidak tahu kapan tradisi ini dimulai, sepanjang jalan kenangan soal ngopi sambil membaca buku, sepertinya sudah berlangsung dari tempo dulu. Lama sekali.

Belum PARIPURNA kalau mau merujuk kata yang sendang tren sekarang ini. Ah ngopi sajalah, tidak perlu memikirkan diluar sana. 

Baca buku itu butuh sedikit konsentrasi dan lebih banyak bersantai dengan pikiran. Baca buku jangan dianggap sama dengan belajar kebutuhan sekolah. Memangnya baca buku itu untuk ujian saja πŸ˜“.

Membaca buku sambil ngopi itu memang nikmat, terasa syahdu. Buku bacaan yang ringan, pas sekali untuk menemani kopi anda. Jangan coba sekali-kali membaca buku horor ditengah malam sepi dengan kopi. Bukan menyeramkan, melainkan bakalan begadang sampai pagi dengan penuh ketakutan serta penasaran.

Kopi bisa menambah kekuatan membaca loh, terkantuk-kantuknya mata, perlahan akan hilang oleh secangkir kopi. Dan menambah fokus konsentrasi pada membaca buku.

Kedai kopi dan buku

Hubungan antara buku dan kopi melebihi apapun, beberapa lembar halaman terbaca lalu menyeruput kopi. Kopinya mulai habis dan buku pun belum tamat.

Di Jakarta masih jarang menyediakan kedai kopi yang memajang buku-buku kalau majalah dan buku menu memang banyak. Bisa dibilang masih sangat sedikit. Yang bertebaran dimana-mana adalah “tongkrongan kopi” yang memberi kesan nyaman dan elegan. Mungkin dikarenakan budaya baca di Indonesia masih kurang. Padahal Kedai Kopi adalah pilihan menarik untuk santai sambil menikmati buku.

Kedai kopi yang hening diselingi musik merdu, ringan dan lembut, pasti dicari bagi penggemar baca buku.

Memang pemandangan cukup langka, melihat dikedai kopi ada orang yang membaca buku. Populasinya dipenuhi oleh yang bersantai dan yang bekerja dengan gadget.

Dulu pernah sekali membaca buku di warkop tampomas. Warung kopi merakyat ini menjadi pilihan yang sangat kekeluargaan. Dari harga hingga pengunjung lainnya, semua bisa jadi sahabat. Ya balik kembali, ke soal kopi dan baca. Baca buku disana nyaman, tidak banyak gangguan pemandangan hilir mudik (sedikit sepi). Ya jangan datang pas waktu istirahat pastinya ramai sekali.

Rumah dan Kopi

Rumah adalah tempat baca buku yang paling alamiah (hemat dan irit), dimana lagi selain sofa yang empuk dan kopi buatan rumah sendiri. Kopi rumahan, sebenarnya kopi yang tertakar baik, kopi yang sesuai dengan cita rasa sendiri.

Yang perlu diperhatikan membaca buku dirumah, adalah waktu membaca. Carilah waktu yang tenang, entah itu pagi atau malam hari, hanyalah pembaca buku yang tahu waktu yang tepat.

Selama ngopi dan baca buku dirumah ya, harap perhatikan tugas-tugas rumah sudah selesai. Ya, jangan sampai ditengah-tengah membaca buku lupa mematikan kompor. Dan jangan lupa cuci gelas kopinya.πŸ˜€

Cetak Online selama Pandemi

Dunia yang Berubah

Photo by Anna Shvets on Pexels.com

Tidak dapat dibayangkan memang, Dunia sedang berubah. Semua tatanan kehidupan dipaksakan terjarak dan terbatas. Yang tadinya bisa melayani jasa percetakan dengan tatap muka, sekarang tidak mungkin.

Memang benar bisnis cetak terkena dampaknya. Yang paling terlihat adalah ketika waktu sore, tidak terlihat pembagian brosur dipinggir jalan. Entah brosur cicilan kendaraan bermotor atau apapun yang sedang mengenalkan produknya.

Anak sekolah pun kini belajar dari rumah, sudah tiada lagi tugas yang tercetak lagi tiap harinya. Tidak ada wajah yang tergesa-gesa, yang menginginkan tugasnya cepat selesai lalu dikumpulkan.

Akhirnya Only Print memilih Cetak melalui Online saja. Dan menutup salah satu cabang yang melayani Print Harian. Kenapa ditutup? Karena beberapa alasan logis, akhirnya ditutup dan pelayanannya dialihkan ke Print Online saja.

Mulai dari Print Dokumen, Print Skripsi, semua dialihkan ke via Online. Hanya saja cetak foto belum bisa diterapkan, karena masih keterbatasan tempat.

Berikut daftar Cetak Online yang kami layani selama Pandemi Covid-19 ini :

Untuk sementara waktu layanan lainnya masih ditangguhkan. Masih kami croscek sana-sini dahulu. Sabar ya. Nanti ketika dunia kembali sediakala, kami akan melayani seperti sediakala lagi kok.

Menulis Buku Sekarang Ini

Menulis Buku Zaman Modern

writer working on typewriter in office
Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Menulis buku diwaktu ini terasa mudah (tepatnya ditahun 2020 ini), ya memang mudah kok. Menulis buku itu tidak hanya, tidak tapi, dan tidak bukan melalui lewat pena saja. Lewat layar datar telepon pintar saja sudah bisa menulis. Menulis atau mengetik ya? Sudah-sudah, bukan itu maksudnya. Menulis sebuah tulisan, tujuannya untuk dibaca.Β 

Dulu pernah membaca buku sejarah dunia, bagaimana manusia mulai menandai komunikasi lalu timbullah huruf-huruf. Huruf-huruf itu tidak seperti tulisan dibaca sekarang ini. Huruf-huruf tempo dulu adalah simbol.

Ya kalau sekarang sudah mudah sekali membaca tulisan. Tidak ada hambatan purna rupa bahasa. Tinggal Select All, lalu Paste ke Google Translate. Entah terjemahannya itu benar atau salah dalam segi penyusunan kalimatnya? Mosok Google bisa segitu hebatnya.

Jangan copy paste tulisan orang lain juga ya. Jadilah kreatif.

Tapi, tapi, tapi, bingung juga sih?

Kenapa dengan maraknya media sosial, budaya menulis tidak bisa tumbuh pesat ya? Malah tumbuh budaya update kalimat-kalimat pendek. Entah itu nyinyir atau quote-quote tidak jelas.

Tips Menulis

Ya mau tidak mau harus bagikan juga Tips Bagaimana Mengawali Menulis, berikut tips menulis yang simple, agar mudah dipahami :

  • Sering membaca buku : membaca buku secara rutin akan menambah kosa kata dan meningkatkan kreatifitas.
  • Sering menulis catatan pendek : tidak dipungkiri, menulis catatan pendek itu dapat menambah kemampuan dalam menulis.
  • Pelajari dan ikuti gaya penulisan pengarang buku favorit : meniru itu bisa menemukan dimana letak gaya menulis kita.
  • Jangan memaksa diri : kebanyakan kita selalu memaksa diri agar tulisan terlihat bagus dan indah, dan bersikeras agar cepat selesai,
  • Menulis diwaktu santai : memilih waktu yang santai atau ketika ide itu hadir segerakanlah menulis, agar ide tidak bisa hilang begitu saja.
  • Coba riset sana-sini : melihat tulisan orang-orang lainnya lewat media online dan media cetak, dapat mengetahui tren dan tema yang akan ditulis
  • Terakhir, temukan kemampuan diri sendiri : tidak perlu memaksa, belajarlah dari waktu ke waktu.

Dari semua tips diatas mosok tidak bisa menulis juga. Ini tips yang paling penting; Kalau masih malas menulis saja, biarkan telepon pintar yang mengetik sendiri. Tinggal bicara cas cis cus, sang telepon pintar akan mengetik semuanya secara otomatis. Sungguh indah abad 20 ini. Ya kalau ingin langsung cetak buku bisa juga dikami kok. πŸ™ƒ

Benda Aneh Untuk Pembatas Buku

Bicara kebiasaan baca buku, pastinya kita tidak bisa membaca terus sebuah buku atau jarang sampai habis dalam satu waktu. Kalau main game mungkin sih. Pas baca buku sendiri pasti banyak diantara kita yang suka melipat bagian halaman buku. Itu sudah paling umum hampir semua pembaca melakukan itu, ya tidak semua sih.

pembatas buku pada umumnya

Kadang kita beruntung, pas membeli buku dapat bonus pembatasnya. Kalau tidak ada, pasti kita coba mencari alternatif penggantinya.

Atau bisa membuat sendiri pembatas buku, yang paling baik ukuran pembatas buku itu 12 cm x 3 cm saja. Biar bisa pas ditempatkan semua ukuran buku, buku koleksi anda yang berbeda-beda ukurannya.

Admin sendiri pas membaca buku pernah pakai kertas timah rokok pembatas buku, yang paling aneh sih pernah pakai daun kering. Ada sih yang lebih aneh tapi malu bilangnya.

Kalau bicara aneh, kira-kira apa ya? Benda yang layak dijadikan pembatas buku. Yang pasti, bukan daun pintu jendela saja dijadikan pembatas buku. Itu mah kebangetan.πŸ˜…

Berikut pembatas buku yang aneh admin pernah telusuri dan sebagian pernah dicoba :

  • Sumpit (Kalau sumpit pasti pas baca bukunya lagi dimeja makan)
  • Sedotan (Nah sedotan, pasti baca buku lagi diwarung kelontong)
  • Kabel tis (Ini pasti lagi dimana ya?)
  • Tagihan hutang (Sengaja dijadikan pembatas buku biar ingat kapan jatuh tempo)
  • Surat cintaπŸ™„ (Bingung mau ngomong apa, yang pasti posesif banget)
  • Tisu (Ini yang paling baik, jangan tisu bekas flu aja dipakai pembatas buku)
  • Nota belanja (Baru selesai belanja buku, nota belanja langsung dipakai pembatas buku)
  • Sambel saset (Ya kalau lagi makan di KFC sambel sasetnya diminta) Lumayan buat pembatas buku)
  • Uang ;maklum Sultan πŸ˜“ (Tidak mau komentar)
  • Robekan foto mantan (Jeng.. jeng.. maksudnya apaan nih?)

Mungkin segitu saja kali, kalau menambah banyak lagi bisa-bisa membuat inspirasi keanehan pembatas buku. Nanti malah tambah bikin tersesat.

Bisa dibilang, power off kepepet bisa menjadikan benda apapun jadi pembatas buku. Apalagi pas orang orang tua memanggil dengan keras. Langsung dengan sigap berkata “iya mak..”. Benda terlihat depan mata langsung dijadikan pembatas buku.

Standar Ukuran Buku di Penerbitan

Prakata Ukuran Buku

Ukuran buku umumnya berdasarkan tinggi kali lebar, pada bagian lebar adalah bagian membuka buku. Buku umumnya bentuk persegi panjang, sekarang ini ada buku yang berbentuk kotak. Pada buku modern sendiri, ukuran buku tidak baku, banyak Penerbitan mencoba variasi ukuran buku. Entah demi karena desain buku tersebut atau keperluan buku itu sendiri. Ya juga ada buku ukurannya sangat besar sekali.

Di Indonesia sendiri ukuran-ukuran bukunya sedikit berbeda dengan penerbitan buku luar. Ada istilah ukuran buku unesco, ukuran ini biasa dipakai pada buku-buku Penerbitan buku ilmiah.

ukuran buku
Kalau diFoto sih, antara buku ukuran A5, B5, dan A4 kelihatan sama saja.

Ukuran Buku

Berikut beberapa daftar ukuran buku di Indonesia :

Nama UkuranUkuran BukuJenis Buku
Duadecimo13 cm x 19 cmNovel
A514,8 cm x 21 cmNovel & Umum
A610,5 cm x 14,8 cmPuisi
B5 JIS18,2 cm x 25,7 cmUmum & Edukasi
B5 ISO17,6 cm x 25 cmUmum & Edukasi
B6 JIS12,8 cm x 18,2 cmPuisi, Novel, & Esai
Unesco15,5 cm x 23 cmAkademisi & Ilmiah
A421 cm x 29,7 cmJurnal & Edukasi
Standar Ukuran Buku

*Keterangan : Untuk Jenis Buku Umum dapat digunakan berbagai latar belakang jenis buku, baik pengetahuan sehari-hari dan ilmiah serta tidak ada batasan Genre Buku.

Baiknya ya, memberikan penjelasan terhadap semua ukuran diatas. Nanti akan ditambah lagi penjelasannya. Ada juga ukuran buku lainnya, seperti buku terkecil didunia atau ukuran buku terbesar dunia. Ini tidak termasuk segmen buku bacaan sih.

Ukuran buku tidaklah penting, yang penting oplah cetaknyaπŸ˜…. Ya tidak begitu juga, ukuran buku itu kembali kepada berbagai aspek; mulai dari jenis konten buku, desain, target marketnya hingga ke biaya produksi cetak bukunya.

Patut disayangkan, karena biaya produksi yang cukup tinggi, jika harus mencetak dalam oplah ribuan. Akhirnya ukuran buku diperkecil untuk meminimalisir biaya produksi.

Untungnya sekarang sudah bisa mencetak buku tanpa minimal jumlah cetak.

Penyebabnya perkembangan teknologi serta minat baca buku terus berkurang,  tergerus oleh perkembangan teknologi internet. Kalau tidak best seller tidak mungkin dicetak dalam oplah yang tinggi. Maka sekarang ini mulai lahirlah percetakan yang bisa dengan minimum jumlah cetak.

Terakhir yang paling penting adalah aspek kenyamanan membaca buku, bukan ukuran buku itu sendiri. Buatlah buku yang nyaman dibaca. Perhatikan jenis font yang digunakan hingga ukuran fontnya juga. Jangan sampai buku yang segmennya untuk orang tua malah menggunakan font yang kecil. Ya jadi tidak bisa dibaca dengan mudah.

Lihat Juga : Macam-macam Genre Buku.