Teman membaca buku apa saja ya?

Membaca buku tak hanya persoalan mata, posisi duduk yang baik serta penerangan yang baik yang menjadi aspek penting dalam membentuk konsentrasi membaca. Mau baca buku saja kok repot? Iya membaca buku itu memang merepotkan, seperti nonton drama seri favorit yang sedang seru-serunya langsung muncul iklan. Emosional lagi tinggi-tingginya terbentur iklan, mau menangis tertahan atau marah tertahan. Saya juga tidak bisa membayangkan kalau pertandingan bola dikasih iklan, pas mau gol, iklan langsung muncul.

Nah apa saja yang membantu menemani teman membaca buku:

1. Minuman

Minuman adalah sahabat setia dalam membaca buku, sedikit pastikan minuman yang anda pilih adalah minuman hangat. Kalau minuman dingin pakai es, sebenarnya boleh-boleh saja. Tapi eh tapi, kalau keseruan membaca bisa lupa esnya sudah mencair, rasa minumannya bisa adem. Pilihlah minuman hangat seperti kopi, teh, coklat hangat, atau wedang jahe(ini tergantung cuaca).

2. Makanan ringan

Kalau makanan saya pribadi bingung mau kasih contohnya, terlebih tidak suka ngemil. Paling simple sih makanan ringan yang tidak ada remah-remahnya sih. Kalau waktu kantuk tiba tidak perlu repot beresin remah makanan itu.

3. Musik

Musik instrumen yang paling pas, kalau musik rock, pop, atau koplo bisa ikutan asyik bersenandung ria. Bisa-bisa malah kelupaan membaca bukunya, asyik bersenandung lalu berjoget.

4. Buku catatan dan pena

Buku catatan dan pena sangat penting, apalagi ketika membaca buku yang sifatnya informatif. Kalau novel juga bisa sih, terkadang kita juga harus mencatat quote-quote penting yang inspiratif.

Mungkin ini saja sementara hal-hal ini saja dilain waktu akan saya tambahkan lagi. 🙂

 

Tetap aman

tetap aman, ada beberapa customer kami mengatakan Stay Safe. Ya, kata ini bagi kami sangat berharga dan melegakan. Ini adalah penghargaan besar bagi kami, menjalankan usaha ditengah pandemi ini sangat menuntut banyak kehati-hatian dengan menjalankan prosedur kesehatan yang baik (ketat).

Bagi kami bisa menjalan usaha ditengah pandemi terasa tumpang tindih, karena ada banyak orang kehilangan pekerjaan, dan ini bukanlah keberuntungan. Sekedar info juga, salah satu cabang kami telah tutup, karena harus dialihkan ke online, demi keamanan dan kesehatan kita semua.

Menulis dimasa Pandemi

menulisMenulis dimasa pandemi sekarang ini, susah banget, selain berada dalam ancaman penyakit, ekonomi, dan lagi kejenuhan. Menulis diwaktu sekarang memang terasa cukup dalam, Ya dalam… Ini lebih sakit dari pada menuliskan kenangan. Padahal dahulu cukup pandai untuk menulis janji-janji manis. Berada dalam ketakutan serta kejenuhan memang sangatlah berbeda.

Saya juga bingung kenapa Anne Frank mampu menuliskan catatan hariannya yang panjang dalam keheningan, kejenuhan, dan ketakutan. Memang saya pribadi bukanlah ilmuwan yang dapat menuliskan pandangan serta catatan kritis yang berpengaruh.

Menulis sekarang ini serasa pencarian amat jauh, mau nulis saja jadi repot yah? Padahal tidak perlu banyak mencari ini itu, cukup menulis saja dengan semangat. Entah apa jadinya nanti.

Memang yang menghambat adalah pikiran ini karena sudah terbiasa berkomentar, dibanding berpikir dan merenung. Saya tidak mau berbicara soal berpikir, karena ini terlalu berat. Mending kita merenung, karena dengan merenung bakalan kesasar kesana kemari yang kadang membuat tersenyum sendiri.

Dan mulailah menulis catatan-catatan pendek, ya kalau tulisan terlihat carut-marut ya tidak apa-apa, wong bukanlah update status media sosial. Menulis kan memberhentikan kekosongan diri, dan memulai memberi jalan pada pikiran ini. Sedikit demi sedikit akan menjadi tulisan panjang. Ya seperti tulisan ngawur ini, awalnya ingin menulis artikel bermanfaat malah kesasar jadi tulisan ini.

Tulislah Bukumu Dengan Nyaman

itu bukan cetakkan buku kami ya

“Sebuah buku bisa dibaca terus menerus ratusan tahun kemudian, jadi jangan tergesa-gesa menulis”. (admin Only Print)

Tulisan ini adalah kerisauan hati seorang tukang cetak buku. ada banyak buku yang tercetak, akhirnya terlupakan, dan tergeletak dalam rak buku yang berdebu, bahkan si penulis sendiri telah berhenti menulis lagi, hanya sedikit menjadi karya buku yang menarik. seperti karya JK Rowling – Harry Potter bisa masuk salah buku yang mempengaruhi dunia.
(sumber BBC Indonesia)

JK Rowling mendapat ide penulisan sewaktu perjalanan naik kereta api dari Manchester ke London, ide yang muncul begitu saja, akhirnya menjadi berjilid-jilid kisah Harry Potter.

Sebenarnya dalam menulis memerlukan latihan cukup panjang, dan pada waktunya nanti akan menemukan ciri khas tulisan sendiri. Untuk ide otentik agaklah rumit, tidak dapat dicari, terkadang ditemukan begitu saja.

Ya kalau ingin terus berlatih menulis, pasti akan menemukan gaya sendiri. Betrand Russel sendiri awal penulisannya mengikuti gaya penulisan buku-buku lain.

Seperti Puthut Ea, dia sendiri menulis menggunakan telepon genggamnya. Saya sendiri pun sama ketika menulis tulisan ini, menulis dengan handphone ditemani kopi segelas, eh maaf plus es jeruk juga.

Kenapa jangan tergesa-gesa, Saya sendiri sering mengalami mencetak buku yang ditengah perjalanan banyak revisi serta dikejar waktu launching. Buku sendiri, bagi saya pribadi adalah bahan bacaan ilmu pengetahuan dan hiburan, yang terbebas dalam ruang dan waktu. Sebagai contoh novel Anna Karenina karangan Leo Tolstoy, sejak diterbitkan tahun 1873, masih dibaca bukunya hingga kini. Perlu dicatat buku bukanlah untuk dikenal, melainkan buku untuk dibaca.

Yah dalam menulis santai sajalah, sambil belajar menulis pelan-pelan. Akhirnya berhalaman-halaman lalu berbab-bab, dan akhirnya bisa berjilid-jilid. Tidak perlu banyak pengejaran, temukan gaya penulisan sendiri. Tidak perlu mencari popularitas.

Efek Membaca Buku Digital

baca ebook.jpg

Membaca buku sangatlah bermanfaat, mungkin beberapa dari kita ingat ungkapan “Buku adalah Jendela Dunia”. Membaca buku tidak hanya menambah pengetahuan kita, beberapa studi menyatakan membaca buku secara konsisten hingga usia 60-70 tahun dapat mencegah penurunan mental. Dengan membaca buku akan mengasah pikiran kita yang tentunya menambah pengetahuan. Tidak hanya itu saja dengan gemar membaca buku akan menambah rasa empati kita lebih tinggi.

Dengan perkembangan zaman buku pun beralih bentuk ke dalam buku digital atau lebih kita kenal dengan ebook. Membaca buku format digital memanglah enak, kita tidak perlu lagi menenteng beberapa buku yang sedang ingin dibaca. Cukup dengan media Laptop ataupun smartphone buku buku digital dengan mudah kita baca dimana saja. Karena berbagai kemudahan ini buku dalam format digital mulai di gemari. Saya sendiri senang membaca buku digital lewat Smartphone, daripada diwaktu senggang melihat media sosial lebih baik membaca ebook (buku digital) yang telah ada di smartphone saya. Tapi lama kelamaan kok mulai merasa mata lebih lelah. Karena itu lah saya mencari artikel tentang lebih baik mana membaca buku teks atau ebook. berikut berapa point yang telah disadur dari medicaldailydotcom.

Lupa Akan Beberapa Point Penting Isi Buku
Mungkin kita sudah terbiasa memberi pembatas atau melipat halaman buku teks . Ketika kita membaca buku sering kali kita menandai beberapa point penting pada buku tersebut, baik itu distabilo atau diberi tanda garis. Membaca buku teks kita dapat melakukan itu semua. Bagaimana dengan buku digital tentu kita dapat melipat dan menstabilo laptop dan smartphone kita. Dibalik kemudahan buku digital, kita dapat beralih kemana saja. Bisa lihat Facebook dan lainnya. Malah dengan ini membuat kita jadi lupa, karena arah fokus pikiran langsung berubah. Beda halnya dengan dengan buku teks kita, ketika kita merasakan kebosanan membaca buku teks, kita pasti mengistirahatkan pikiran sejenak. entah bikin kopi atau mencari cemilan.

Membaca Buku Digital  Mengurangi Kualitas Tidur
Sebuah studi dari Harvard University membaca buku digital (ebook) sebelum tidur, menyebabkan berkurangnya produksi Hormon Melatonin. Akibatnya kita sulit untuk tertidur, tidur kurang pulas, dan ketika bangun tidur tubuh merasa lelah.

Sebaliknya dengan membaca teks biasa lebih meningkatkan kualitas tidur kita, dan lebih mudah mengantuk. Buku Teks lebih menjernihkan pikiran kita karena tidak terganggu sinyal yang terpancar oleh Smarthpone dan sinar layar terpancar ke mata kita.

Membaca Buku Digital Dapat Meningkatkan Stres
Sudah kita ketahui membaca buku dapat mengurangi stres, sama seperti kita mendengarkan Musik, Berjalan Kaki, Minum teh, dan Minum Kopi. Tapi ketika kita membaca Buku digital lewat Laptop ataupun Smartphone menghilangkan semua manfaat buku yang dapat menghilangkan stres. Dengan membaca buku digital lewat smartphone misalnya akan mengganggu fokus kita dalam membaca, kita terkadang iseng membuka halaman Facebook. Dengan demikian membaca buku digital (ebook) lebih menambah stres karena membuat mata kita lebih lelah, pikiran kita sulit fokus, dan tentunya mengurangi kualitas tidur kita, jika dilakukan sebelum tidur.

Dibalik kemudahan ada resiko, mungkin kita dapat berhemat banyak dengan membaca buku digital (ebook), kita dapat mendownload buku tersebut dari mana saja, dan kita tidak perlu berputar-putar toko buku mencari buku, apalagi kita harus membeli beberapa buku. Tapi Buku digital masih banyak kekurangannya, hal ini disebabkan oleh perangkat yang kita gunakan untuk membaca buku digital. Tapi semua tergantung pilihan anda, dari sisi biaya yang dikeluarkan tentulah buku digital (ebook) lebih murah.

Mencetak Buku Tidak Perlu Banyak

mencetak buku.jpeg

Kini mencetak buku tidaklah perlu banyak, tidak perlu repot mencetak sekitar 500 buku bahkan 1000 buku untuk mendapatkan buku yang berkualitas. Dengan adanya perkembangan dunia digital, khususnya dalam digital print mencetak buku satuan sudah bisa, dengan kualitas sama dengan Penerbitan atau buku-buku yang berada di Toko-toko buku ternama seperti Gramedia. Jadi tidak perlu lagi bingung lagi membuat dummy buku ataupun membukukan buku anda sendiri yang sesuai dengan kualitas buku biasa lihat di Toko-toko Buku ternama.

Only Print kini memberikan layanan cetak buku satuan dengan kualitas baik, mulai jilid Hardcover ataupun Softcover menggunakan Metode Jilid Lem Panas sesuai standar penerbitan ataupun percetakkan. Lem panas ini sangat kuat dan tidak perlu di staples lagi isinya.

Untuk Cover sendiri Full Color yang telah dilaminasi glossy ataupun dov sesuai dengan selera anda. Mengenai Isi buku tinggal pilih saja, antara kertas HVS ataupun Book paper. Book Paper sendiri adalah kertas ringan berwarna sedikit kekuningan yang biasa digunakan pada buku Novel.

Isi buku pun telah menggunakan tinta yang anti air , baik warna ataupun hitam putih. Mengenai harga yang pasti murah, bahkan sangat terjangkau bagi berbagai kalangan. Mengenai detail harga cetak buku satuan kami silahkan cek.

Untuk cetak buku satuan bisa cek di Harga Cetak Buku.

Manfaat Kartu Nama

Kartu nama sampai saat ini masih banyak digunakan oleh para pebisnis hingga pekerja profesional yang berisi informasi penting mengenai nama, jabatan, alamat, nomor kontak, email, dan informasi bisnis atau pekerjaan. Mungkin karena ukurannya kecil dan simple, kartu nama masih dipakai hingga kini. Tujuan memberikan Kartu Nama adalah sebagai pengingat informasi dalam bentuk kecil sehingga mudah disimpan dimana saja.fungsi kartu nama

Berikut Manfaat memiliki Kartu Nama :

  • Menambah Jaringan Semakin Luas
    Kartu nama memiliki ukuran yang kecil, dengan ukuran yang kecil ini. Semakin mudah untuk disimpan dan dibawa, jadi pada setiap pertemuan akan mudah memberikan kartu nama sebanyak mungkin.
  • Sebagai Personal Branding
    Kartu nama yang didesain sedemikian rupa, apalagi dengan desain yang sesuai dengan citra pekerjaan ataupun bisnis akan memberi ciri khas sendiri bagi pemiliknya agar orang lain dengan mudah mengingatnya.
  • Memberi Kesan Positif dan Profesional
    Setiap penampilan tidak hanya sekedar rapih saja. Dengan adanya kartu nama bisa memberikan kepercayaan kepada orang lain lebih tinggi, serta menunjukkan eksistesi pemilik kartu nama dengan detail.
  • Efisen dan Efektif
    Ukuran kartu nama biasanya 9 cm x 5.5 cm, dengan ukuran yang mini ini. Lebih efesien dibawa dibandingkan company profile dan brosur. Efektif, karena kartu nama berisi data lengkap anda agar mudah dingat dan dihubungi.

CETAK BUKU

Cetak Buku Kami menggunakan Kertas HVS dan Book Paper dengan pilihan Jilid Softcover, Hardcover, dan Jilid Spiral. Tersedia Book Wrapping yang membungkus buku Anda dengan plastik press, untuk Cetak Buku Kuantitas banyak. Cetak Buku Kami tanpa Minimum order, Satu Saja juga bisa baik Warna atapun Hitam Putih. Kami juga melayani Cetak Buku Online dengan layanan kirim via Gojek dan JNE.

Cek Detail Harga Cetak Buku DI SINI.

CETAK FOTO

Cetak Foto Online dengan layanan mudah dari Online ataupun langsung ke Only Print. Dengan Pilihan 2 jenis kertas Foto yaitu Glossy dan Dov sesuai dengan pilihan Anda. Cetak Foto Kami mulai dari ukuran 3R, 4R, 5R, 8R, 10, dan 17R.

Cek Detail Harga Cetak Foto DI SINI.

PRINT HVS

Print HVS dengan harga murah dan berkualitas dengan menggunakan Tinta Pigment (tidak luntur terkena air). Tersedia Kertas HVS ukuran A4, Kwarto, A3, dan Folio. Harga Tetap Sama baik satuan ataupun kuantitas banyak di kertas HVS 70 gsm dan 80 gsm.

Kami melayani Print Online dengan layanan kirim via Gojek dan JNE.

Cek Detail Harga Print HVS DI SINI.